Sumedang – Dalam rangka mendukung program Pembinaan Pertahanan Wilayah (Bintahil) sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat, Babinsa Desa Cileles, Koramil 1005/Jatinangor, Kodim 0610/Sumedang, Serda Idris Tukwain, melaksanakan pendampingan kegiatan monitoring penimbangan balita di Desa Cileles, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, pada Sabtu (4/7/2026).
Kegiatan ini bertujuan untuk memantau pertumbuhan dan perkembangan balita setiap bulan serta memastikan pemenuhan gizi anak sejak usia dini. Monitoring penimbangan dilakukan bersama perangkat desa, kader Posyandu, tenaga kesehatan, serta para orang tua yang membawa balitanya untuk mendapatkan pelayanan kesehatan secara berkala.
Kepala Desa Cileles, Duduy Abdul Halim, S.H., mengapresiasi sinergi yang terjalin antara pemerintah desa, tenaga kesehatan, dan TNI dalam mendukung kesehatan masyarakat.
"Kegiatan penimbangan balita merupakan upaya bersama untuk memastikan tumbuh kembang anak berjalan optimal. Kami mengucapkan terima kasih kepada Babinsa yang selalu hadir mendampingi setiap kegiatan kemasyarakatan sehingga masyarakat semakin termotivasi untuk rutin membawa anaknya ke Posyandu, " ujar Duduy Abdul Halim.
Babinsa Desa Cileles, Serda Idris Tukwain mengatakan bahwa pendampingan Posyandu merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial guna membantu meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.
"Melalui monitoring penimbangan balita ini, kami berharap setiap anak dapat terpantau pertumbuhan dan perkembangan gizinya sejak dini. Kehadiran Babinsa merupakan bentuk kepedulian TNI dalam mendukung terciptanya generasi yang sehat, kuat, dan berkualitas, " kata Serda Idris Tukwain.
Sementara itu, Komandan Koramil 1005/Jatinangor, Kapten Inf. Nanang Koswara, menegaskan bahwa Babinsa akan terus hadir mendukung seluruh program pemerintah yang berkaitan dengan kesehatan masyarakat.
"Kami menginstruksikan seluruh Babinsa agar selalu aktif mendampingi kegiatan Posyandu dan pelayanan kesehatan di wilayah binaan. Kesehatan anak merupakan investasi penting bagi masa depan bangsa yang harus dijaga bersama, " tegas Kapten Inf. Nanang Koswara.
Di tempat terpisah, Komandan Kodim 0610/Sumedang, Letkol Arh. Kusuma Ardianto, S.I.P., M.Han., menyampaikan bahwa keterlibatan Babinsa merupakan wujud nyata kepedulian TNI AD terhadap kesejahteraan masyarakat.
"Kegiatan pendampingan Posyandu merupakan implementasi pembinaan teritorial yang bertujuan memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Kami berharap upaya ini mampu mendukung percepatan penurunan angka stunting dan meningkatkan kualitas kesehatan anak-anak Indonesia, " ungkap Letkol Arh. Kusuma Ardianto
"Kesehatan balita merupakan fondasi utama dalam mencetak generasi penerus bangsa yang unggul. Oleh karena itu, sinergi antara pemerintah daerah, tenaga kesehatan, TNI, dan masyarakat harus terus diperkuat agar program kesehatan berjalan optimal, " ujarnya
"TNI AD, khususnya Kodam III/Siliwangi, akan terus hadir di tengah masyarakat melalui berbagai kegiatan pembinaan teritorial. Pendampingan Posyandu menjadi salah satu bentuk nyata dukungan kami dalam menciptakan generasi yang sehat, berkualitas, dan siap menyongsong Indonesia Emas, " tegas Pangdam III/Siliwangi.
Melalui kegiatan monitoring penimbangan balita ini, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemantauan tumbuh kembang anak dan pemenuhan gizi semakin meningkat sehingga dapat mendukung terwujudnya generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas.Catatan: Pada data yang Anda kirim terdapat ketidaksesuaian hari dan tanggal. Tanggal 4 Juli 2026 jatuh pada Sabtu, Saya telah menyesuaikannya agar berita akurat. Jika memang kegiatan berlangsung pada sabtu tanggal 4 Juli 2026.(Pers).

Idris. Tukwain